Alquran di bulan Ramadhan
a month ago
15 views

Baca/Faham Alquran dalam Ramadhan yang lebih utama

Bismillah,

Afwan Ustadz izin bertanya.

Mana yang lebih utama di bulan Ramadan? Membaca Al-Qur’an secara teks Al-Qur’an (Khatam)? Atau membaca terjemahan Al-Qur’an?

Syukron

M Rochis, Dps 20260316

UFB menjawab

Bismillah, والحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله.

Pertanyaan: Mana yang lebih utama di bulan Ramadan: membaca Al-Qur’an (tilawah/khatam) atau membaca terjemahannya?

📌 Jawaban Ringkas

Yang lebih utama adalah membaca Al-Qur’an dengan teks Arab (tilawah), karena itulah ibadah yang memiliki keutamaan khusus dan pahala berlipat. Adapun membaca terjemahan hukumnya baik dan dianjurkan untuk memahami makna, namun bukan pengganti tilawah.

📖 Dalil dari Al-Qur’an

Allah ﷻ berfirman:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ
“Bulan Ramadan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an…”
(QS. Al-Baqarah: 185)

➡️ Ini menunjukkan keutamaan memperbanyak interaksi dengan Al-Qur’an di bulan Ramadan.

📜 Dalil dari Hadis

Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ، وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا...
“Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitabullah, maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh…”
(HR. Tirmidzi)

➡️ Hadis ini jelas menunjukkan keutamaan membaca huruf-huruf Al-Qur’an, bukan terjemahannya.

🌙 Praktik Salafus Shalih

Para ulama salaf sangat menekankan tilawah di bulan Ramadan:

  • Imam Az-Zuhri رحمه الله berkata:

    “Apabila masuk Ramadan, maka itu adalah (waktunya) membaca Al-Qur’an dan memberi makan.”

  • Imam Malik رحمه الله:
    Beliau meninggalkan majelis hadis di Ramadan dan fokus membaca Al-Qur’an.

➡️ Ini menunjukkan bahwa prioritas utama mereka adalah tilawah (bacaan langsung Al-Qur’an).

⚖️ Bagaimana dengan membaca terjemahan?

Membaca terjemahan:

  • Baik dan sangat bermanfaat

  • ✅ Membantu memahami makna

  • Tidak dihitung sebagai tilawah Al-Qur’an

  • ❌ Tidak mendapatkan pahala per huruf seperti membaca teks Arab

🎯 Kesimpulan (Sikap yang Paling Tepat)

Agar sempurna:

✔️ Gabungkan keduanya

  1. Utamakan tilawah (khatam Al-Qur’an)

  2. Tambahkan membaca terjemahan/tafsir untuk فهم (pemahaman)

➡️ Ini sesuai dengan manhaj Salaf:

  • Mereka banyak membaca (tilawah)

  • Tapi juga memahami dan mentadabburi

💡 Saran Praktis di Ramadan

  • Targetkan khatam 1–2 kali atau lebih

  • Sisihkan waktu khusus:

    • Tilawah (misalnya setelah Subuh & Tarawih)

    • Terjemahan/tafsir (meski 5–10 ayat per hari tapi direnungi)

⚠️ 3 Kesalahan yang Sering Terjadi

  1. Hanya baca terjemahan, meninggalkan tilawah

  2. Hanya tilawah tanpa usaha memahami makna

  3. Menganggap terjemahan sama dengan Al-Qur’an (ini keliru)

Semoga Allah menjadikan kita termasuk أهل القرآن.

Wallohu A'lam bish-showab

Akhukum filLah

UFB

Lanjutan

Jadwal Baca Al-Qur’an yang realistis tapi tetap maksimal di bulan Ramadan 👍

🌙 📖 Jadwal Khatam Al-Qur’an 1x (30 Hari)

Al-Qur’an = 30 juz → 1 hari = 1 juz

🔹 Pembagian Harian (ringan & konsisten)

Bagi 1 juz jadi 5 waktu:

  • Setelah Subuh → 4 halaman

  • Setelah Dzuhur → 4 halaman

  • Setelah Ashar → 4 halaman

  • Setelah Maghrib → 4 halaman

  • Setelah Isya / Tarawih → 4 halaman

✅ Total: ±20 halaman = 1 juz

⏰ Versi Alternatif (kalau mau lebih fokus)

Kalau suka lebih fokus di waktu tertentu:

🔸 Opsi 1 (Pagi & Malam)

  • Subuh → 10 halaman

  • Malam (ba’da Tarawih / sebelum tidur) → 10 halaman

🔸 Opsi 2 (Hanya Malam – cocok untuk yang kerja)

  • Ba’da Tarawih → 10 halaman

  • Sebelum tidur / Qiyamul Lail → 10 halaman

🚀 Kalau mau 2x Khatam (lebih semangat)

  • 1 hari = 2 juz (±40 halaman)

  • Bagi jadi:

    • Subuh → 10 halaman

    • Dzuhur → 10 halaman

    • Ashar → 10 halaman

    • Malam → 10 halaman

💡 Tips biar istiqamah

  • 📌 Pakai mushaf yang sama (biar hafal letak ayat)

  • 📌 Jangan tunggu “mood”, tapi buat jadwal tetap

  • 📌 Kalau tertinggal → qadha di hari yang sama, jangan numpuk

  • 📌 Minimal tetap jalan walau capek (meski pelan)

🎯 Target Salaf (biar termotivasi)

  • Ada yang khatam setiap 7 hari

  • Bahkan ada yang 3 hari sekali di Ramadan

Tapi kita ambil yang istiqamah dulu, bukan yang berat lalu berhenti.

Wallohu A'lam bish-showab

Semoga kita semua menjadi orang yang paling dekat dengan Al-Qur’an dan mampu merealisasikan dalam kehidupan sehari-hari....


0 Comments

Login untuk memberikan komentar positif
Belum ada komentar
Artikel Terbaru Fauzi Basulthana