DZIKIR PAGI DAN KEUTAMAANNYA
2 months ago
56 views
Ary Edithia

1. Ta’awudz

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
(A’udzu billahi minasy-syaitanir-rajim)

Artinya: Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.

2. Ayat Kursi (QS. Al-Baqarah: 255)
Dibaca (1x)

اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ . لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ . لَّهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ . مَن ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِندَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ . يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ . وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ . وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ. وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ.

Artinya: "Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Faedah : Siapa yang membacanya ketika petang, maka ia akan dijaga oleh ALLAH dari (gangguan) jin hingga pagi. Siapa yang membacanya ketika pagi, maka ia akan dijaga oleh ALLAH dari (gangguan) jin hingga petang. (Ref 1)

3. Surat Al-Ikhlas
Dibaca (3x)
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ . قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ . اللَّهُ الصَّمَدُ . لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ . وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ

Artinya: Katakanlah: 'Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.'"

4. Surat Al-Falaq
Dibaca (3x)
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ . قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ . مِن شَرِّ مَا خَلَقَ . وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ . وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ . وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

Artinya:"Katakanlah: 'Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang meniup pada buhul-buhul, dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki.'"

5. Surat An-Naas
Dibaca (3x)
بسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ . قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ . مَلِكِ النَّاسِ . إِلَهِ النَّاسِ . مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ . الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ . مِنَ الْجِنَّةِ وَ النَّاسِ

Artinya: "Katakanlah: 'Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.

Faedah : Siapa yang mengucapkannya (ke 3 surat diatas-pen) masing-masing 3 x ketika pagi dan petang, maka segala sesuatu akan dicukupkan untuknya. (Ref 2)

6. Bacaan Dzikir Pagi (HR. Muslim)
Dibaca (1x)
أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِير., رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ , رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوءِ الْكِبَرِ ، رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ

Bacaan Latin: Ashbahna wa ashbahal-mulku lillah walhamdulillah, laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul-mulku wa lahul-hamdu wa huwa 'ala kulli syai-in qadir. Rabbi as-aluka khaira maa fii hadzal-yaumi wa khaira maa ba'dahu, wa a'udzu bika min syarri maa fii hadzal-yaumi wa syarri maa ba'dahu. Rabbi a'udzu bika minal-kasali wa suu-il kibar. Rabbi a'udzu bika min 'adzabin fin-naari wa 'adzabin fil-qabr. (ref:3)

Artinya: Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada ilah yang berhak disembah menyertai Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.Wahai Rabbku, aku mohon kepada-Mu kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan hari ini dan kejahatan sesudahnya. Wahai Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan keburukan di hari tua. Wahai Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di neraka dan siksaan di kubur.

7. Sayyidul Istighfar (Ref. No. 5 - HR. Al-Bukhari)
Dibaca (1x). (Ref.5)
اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ ، وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ
Bacaan Latin:
Allahumma anta rabbi laa ilaha illa anta, khalaqtanii wa ana 'abduka, wa ana 'ala 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu. A'udzu bika min syarri maa shana'tu, abuu-u laka bini'matika 'alayya, wa abuu-u laka bidzanbii faghfirlii fa innahu laa yaghfirudz-dzunuuba illa anta.

Artinya:Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Engkau. Engkaulah yang menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menetapi janji-Mu dan janji setia kepada-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan apa yang aku perbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku kepada-Mu, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau.

8. Doa Memohon Kesehatan & Perlindungan (Pagi & Sore)
Dibaca (3X)
اللَّهُمَّ عافِني في بَدَني، اللَّهُمَّ عافِني في سَمْعي، اللَّهُمَّ عافِني في بَصَري، لا إِلهَ إلاَّ أَنْتَ. اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ
Bacaan Latin: Allahumma 'aafinii fii badanii, Allahumma 'aafinii fii sam'ii, Allahumma 'aafinii fii basharii, laa ilaha illa anta. Allahumma innii a'udzu bika minal kufri wal faqri, Allahumma innii a'udzu bika min 'adzabil qabri, laa ilaha illa anta.

Artinya: Ya Allah, selamatkanlah tubuhku. Ya Allah, selamatkanlah pendengaranku. Ya Allah, selamatkanlah penglihatanku, tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) kecuali Engkau. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kekufuran dan kefakiran. Aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) kecuali Engkau.

9. Doa Meminta Afiyah (Rujukan No. 7 - HR. Abu Dawud & Ibnu Majah)
Dibaca (1 x).
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ , اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَأَهْلِي وَمَالِي , اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِي وَآمِنْ رَوْعَاتِي , اللَّهُمَّ احْفَظْنِي مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ، وَمِنْ خَلْفِي , وَعَنْ يَمِينِي، وَعَنْ شِمَالِي، وَمِنْ فَوْقِي ,وَأَعُوذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِي

Bacaan Latin:
Allahumma innii as-alukal 'afwa wal 'afiyah fid-dunya wal akhirah. Allahumma innii as-alukal 'afwa wal 'afiyah fii diinii wa dunyaaya wa ahlii wa maalii. Allahummastur 'auraatii wa aamin rau'aatii. Allahummahfazhnii mim baini yadayya, wa min khalfii, wa 'an yamiinii, wa 'an syimaalii, wa min fauqii, wa a'udzu bi 'azhamatika an ughtaala min tahtii.

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku memohon ampunan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, aku memohon ampunan dan keselamatan dalam agamaku, duniaku, keluargaku, dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aibku) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut. Ya Allah, peliharalah aku dari arah depan, belakang, kanan, kiri, dan atasku. Aku berlindung dengan keagungan-Mu agar aku tidak dibinasakan dari bawahku."

10. Doa ini permohonan perlindungan dari tiga sumber kejahatan utama:
Dibaca (1x) Ref (8)

اللَّهُمَّ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَاطِرَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ , رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيكَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِي وَمِنْ شَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ، وَأَنْ أَقْتَرِفَ عَلَى نَفْسِي سُوءًا أَوْ أَجُرَّهُ إِلَى مُسْلِمٍ

Bacaan Latin: Allahumma aalimal ghaibi wasy-syahaadati faathiras-samawaati wal ardhi, rabba kulli syai-in wa maliikahu, asyhadu alla ilaha illa anta, a'udzu bika min syarri nafsii wa min syarri syaythaani wa syirkihi, wa an aqtarifa 'ala nafsii suu-an au ajurrahu ilaa muslim.

Artinya: Ya Allah Yang Maha Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, wahai Rabb Pencipta langit dan bumi, Rabb atas segala sesuatu dan Yang Merajainya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) kecuali Engkau. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan diriku, syaitan dan sekutunya, (aku berlindung kepada-Mu) dari berbuat kejelekan atas diriku atau mendorong seorang muslim kepadanya."

11. Doa Perlindungan dari Bahaya (Rujukan No. 9 - HR. Abu Dawud & Tirmidzi)
Dibaca (3 x).
Keutamaan: Tidak ada sesuatu pun yang dapat membahayakan dirinya.
بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Bacaan Latin:
Bismillahilladzi laa yadhurru ma'asmihi syai-un fil ardhi wa laa fis-samaa-i wa huwas-samii'ul 'aliim.

Artinya: "Dengan nama Allah yang bila disebut, segala sesuatu di bumi dan di langit tidak akan berbahaya, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

12. Ridho dengan Allah, Islam & Nabi (Rujukan No. 10 - HR. Ahmad & Abu Dawud)
Dibaca (3 x).
Keutamaan: Pantas mendapatkan keridhoan Allah di hari kiamat.
رَضِيتُ بِاللَّهِ رَبًّا ، وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا ، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا
Bacaan Latin:
Radhiitu billahi rabba, wa bil islaami diina, wa bi muhammadin shallallahu 'alaihi wa sallama nabiyya.

Artinya: Aku ridha Allah sebagai Rabbku, Islam sebagai agamaku, dan Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam sebagai Nabiku."

13. Dzikir memohon pertolongan untuk segala urusan (Ref.11)
Dibaca (1x)
يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ، أَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلَّهُ، وَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ
Yaa hayyu yaa qayyuum, bi rahmatika astaghiitsu, ashlih lii sya’nii kullahu, walaa takilnii ilaa nafsii tharfata ‘ain.

Artinya: (tidak butuh segala sesuatu) dengan rahmat-Mu aku meminta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku meski sekejap mata sekali pun (tanpa mendapat pertolongan dari-Mu).

14. Doa Fitrah Islam (HR. Ahmad)
Dibaca (1x):
أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ الْإِسْلَامِ، وَعَلَى كَلِمَةِ الْإِخْلَاصِ، وَعَلَى دِينِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَعَلَى مِلَّةِ أَبِينَا إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ
Latin: Ashbahnaa 'ala fithratil islaam, wa 'ala kalimatil ikhlaash, wa 'ala diini nabiyyinaa muhammadin shallallahu 'alaihi wa sallam, wa 'ala millati abiina ibraahiima haniifam muslimaw wa maa kaana minal musyrikiin.

Artinya: Di waktu pagi kami berada di atas fitrah agama Islam, kalimat ikhlas, agama Nabi kami Muhammad shallallahu ‘alayhi wasallam dan agama ayah kami, Ibrahim, yang berdiri di atas jalan yang lurus, muslim dan tidak tergolong orang-orang musyrik. (Ref 12)

15. Dzikir Tauhid (Ref 13 - HR. Al-Bukhari & Muslim)
Dibaca 100 kali (atau 10 kali jika sempit waktunya).
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Bacaan Latin:
Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai-in qadir.
Artinya:

Artinya:Tidak ada ilah yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

16. Dibaca (3x) pada waktu pagi.
سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ: عَدَدَ خَلْقِهِ، وَرِضَا نَفْسِهِ، وَزِنَةَ عَرْشِهِ، وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ
Bacaan Latin: Subhanallahi wa bi hamdih, 'adada khalqih, wa ridhaa nafsih, wa zinata 'arsyih, wa midaada kalimaatih.

Artinya: Maha Suci Allah, aku memuji-Nya sebanyak bilangan makhluk-Nya, sejauh keridhaan-Nya, seberat timbangan 'Arsy-Nya, dan sebanyak tinta kalimat-kalimat-Nya."

Faedah Dzikir Ini:
Dalam hadis tersebut diceritakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam keluar dari rumah Juwairiyah (istri beliau) setelah salat Subuh. Beliau kembali pada waktu Duha dan mendapati Juwairiyah masih duduk berdzikir. Beliau bersabda: "Aku telah mengucapkan empat kalimat sebanyak tiga kali setelah keluar darimu tadi, yang jika ditimbang dengan apa yang engkau baca sejak tadi tentu akan menyamainya (pahalanya)." (HR. Muslim no. 2726).

Keutamaan Utama:
- Mendapatkan pahala yang sangat besar meski kalimatnya ringkas.
- Pahalanya setara dengan berdzikir dalam waktu yang sangat lama karena mencakup pujian kepada Allah sebanyak jumlah makhluk dan tinta kalimat-Nya yang tak terhingga.

17. Memohon Ilmu, Rezeki & Amal (Ref No. 15 - HR. Ibnu Majah)
Dibaca juga (1 x) setelah salam solat Subuh.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا
Bacaan Latin:
Allahumma innii as-aluka 'ilman naafi'an, wa rizqan thayyiban, wa 'amalan mutaqabbalan.

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima.

18. Tasbih & Tahmid (Ref No. 16 - HR. Muslim)
Dibaca (100 x).
سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ
Bacaan Latin:
Subhanallahi wa bi hamdih.

Artinya: Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya.

19. Istighfar & Taubat (Ref No. 18 - HR. Muslim)
Dibaca (100 x) dalam sehari.
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
Bacaan Latin:
Astaghfirullaha wa atuubu ilaihi.

Artinya: Aku memohon ampun kepada Allah dan aku bertaubat kepada-Nya."

Semoga susunan ini memudahkan anda dalam mengamalkan dzikir pagi secara istiqamah.

REFERENSI

1. Nabi shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang membaca ayat ini [Ayat Kursi] ketika pagi hari, maka ia dijaga dari (gangguan) jin hingga sore hari. Dan barangsiapa mengucapkannya ketika sore hari, maka ia dijaga dari (gangguan) jin hingga pagi hari." (HR. Al-Hakim 1/562, Shahiih at- Targhiib wat Tarhiib 1/418 no. 662, shahih).

2. “Barangsiapa membaca tiga surat tersebut setiap pagi dan sore hari, maka (tiga surat tersebut) cukup baginya dari segala sesuatu”. (HR. Abu Dawud no. 5082, an-Nasa-i VIII/250 dan at-Tirmidzi no. 3575, Ahmad V/312, Shahiih at-Tirmidzi no. 2829, Tuhfatul Ahwadzi no. 3646, Shahiih at-Targhiib wat Tarhiib 1/411 no. 649, hasan shahih)

3. HR. Muslim (4/2088, no. 2723)

4. HR. Al Bukhori dalam al-Adabul Mufrad no. 1199, lafazh ini adalah lafazh al Bukhori, at-Tirmidzi no. 3391, Abu Dawud no. 5068, Ahmad II/354, Ibnu Majah no. 3868, Shahiih al-Adabil Mufrad no. 911, shahih. Lihat pula Silsilah al-Ahaadiits ash-Shahiihah no. 262

5. Dari Syaddad bin Aus rodhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rosululah shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda,Barangsiapa mengucapkan dzikir ini di siang hari dalam keadaan penuh keyakinan, lalu ia mati pada hari tersebut sebelum sore hari, maka ia termasuk penghuni surga. Dan barangsiapa yang mengucapkannya di malam hari dalam keadaan penuh keyakinan, lalu ia mati sebelum shubuh, maka ia termasuk penghuni surga. (HR. Al Bukhori (7/150, no. 6306))

6. HR. Abu Daud (4/324, no. 5090), Ahmad (5/42), An Nasa-i dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah no. 22, Ibnus Sunni no. 69, Al Bukhori dalam Al Adabul Mufrod no 701. Syaikh Ibnu Baz menghasankan hadits ini sebagaimana dalam Tuhfatul Akhyar hal. 26.

7. HR. Al Bukhori dalam Al Adabul Mufrod no 1200, Abu Daud no. 5074, Ibnu Majah no. 3871. Lihat Shahih Ibnu Majah 2/332.

8. Nabi shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda kepada Abu Bakar ash-Shiddiq rodhiyallahu ‘anhu: “Ucapkanlah pada pagi dan sore hari dan ketika engkau hendak tidur.” HR. Al Bukhori dalam Al Adabul Mufrad no 1202, 1203, At Tirmidzi no. 3392, Abu Daud no. 5067. Lihat Shahih At Tirmidzi no 2798.

9. Dalam hadits ‘Utsman bin ‘Affan rodhiyallahu ‘anhu disebutkan bahwa barangsiapa yang mengucapkan dzikir tersebut sebanyak tiga kali dishubuh hari dan tiga kali di sore hari, maka tidak akan ada yang membahayakan dirinya. (HR. Abu Daud (4/323, no. 5088, 5089), At Tirmidzi(5/465, no. 3388), Ibnu Majah no. 3869, Ahmad (1/72). Lihat Shahih Ibnu Majah (2/332).17

10. Dalam hadits Tsauban bin Bujdud rodhiyallahu ‘anhu disebutkan bahwa barangsiapa yang mengucapkan hadits ini sebanyak tiga kali di shubuh hari dan tiga kali di sore hari, maka pantas baginya mendapatkan ridho ALLAH di hari kiamat. (HR. Ahmad (4/337), An Nasa-i dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah no. 4, Ibnus Sunni no. 68, Abu Daud (4/318, no. 5072), At Tirmidzi (5/465, 3389).

11. HR. Al Hakim dan beliau menshahihkannya, Adz Dzahabi pun menyetujui hal itu (1/545). Lihat Shahih At Targhib wa At Tarhib (1/273, no. 654)

12. HR. Ahmad (3/406,407), Ibnus Sunni dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah no. 34. Lihat Shahih Al Jaami’ (4/209, no. 4674)

13. Barangsiapa yang membacanya dalam sehari sebanyak 100x, maka itu seperti membebaskan 10 orang budak, dicatat baginya 100 kebaikan,dihapus baginya 100 kesalahan, dirinya akan terjaga dari gangguan setan dari pagi hingga sore hari, dan tidak ada seorang pun yang lebih baik dari yang ia lakukan kecuali oleh orang yang mengamalkan lebih dari itu. (HR. Al Bukhori 4/95, no. 3293) dan Muslim (4/2071, no. 2691)). Dalam riwayat An Nasa-I(‘Amalul Yaum wal Lailah no 580 dan Ibnus Sunni no 75 dari ‘Amr bin Syu’aib,dari ayahnya, dari kakeknya, lafazhnya: Barangsiapa membaca 100x pada pagi hari dan 100x pada sore hari…” Jadi dzikir ini dibaca 100x di waktu pagi dan 100x di waktu sore. Lihat Al-Ahadiits ash-Shahiihah no 2762.

14. HR. An Nasa-i dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah no. 24 dari hadits Abu Ayyub Al Anshori rodhiyallahu ‘anhu. Dalam hadits disebutkan bahwa barangsiapa yang menyebutkan dzikir tersebut sebanyak 10 x, ALLAH akan mencatatkan baginya 10 kebaikan, menghapuskan baginya 10 kesalahan, ia juga mendapatkan pahala semisal memerdekakan 10 budak, ALLAH akan melindunginya dari gangguan setan, dan jika ia mengucapkannya di sore hari, ia akan mendapatkan keutamaan semisal itu pula. Lihat Shahih AtTarghib wa At Tarhib (1/272, no. 650).

15. HR. Muslim (4/2090, no. 2726)

16. HR. Ibnus Sunni ‘Amalul Yaum wal Lailah no 54, Ibnu Majah no. 925, shahih

17. Dari Abu Hurairah rodhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rosululah shallallahu alayhi wasallam bersabda, Barangsiapa yang mengucapkan kalimat ‘subhanallah wa bi hamdih’ di pagi dan sore hari sebanyak 100x, maka tidak ada yang datang pada hari kiamat yang lebih baik dari yang ia lakukan kecuali orang yang mengucapkan semisal atau lebih dari itu. (HR. Muslim (4/2071, no. 2692)) HR. Al Bukhori, Fathul Bari (11/101, no. 6307) dan Muslim (4/2075, no. 2702).

18. Dari Ibnu ‘Umar rodhiyallahu ‘anhumaa, ia berkata: “Rosululah shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda: “Wahai manusia, bertaubatlah kalian kepada ALLAH, sesungguhnya aku bertaubat dalam sehari kepada-Nya 100x “ (HR Muslim no 2702).

0 Comments

Login untuk memberikan komentar positif
Belum ada komentar
Artikel Terbaru Ary Edithia