Istilah “Pemilik Mu’in” dalam Perspektif Syafi’iyah.
8 months ago
20 views

Istilah “Pemilik Mu’in” dalam Perspektif Syafi’iyah.

Ini adalah istilah yang terkenal dalam kitab-kitab Syafi’iyah, yang merujuk kepada Imam Ali bin Ahmad bin As’ad bin Abi Bakr al-Asbahi al-Tamimi al-Hadrami al- Yamani. Mungkin ia berasal dari desa “"/"دﯾﺻﺑﺢDaisbah”, yang awalnya dikenal sebagai “"/"ذي أﺻﺑﺢDhi Asbah.”

Nama kitabnya adalah “Mu’in Ahl at-Taqwa ‘Ala at-Tadris wa al-Fatwa”.

Sebagaimana dikatakan oleh al-Suyuti, dalam kitab ini ia hanya mencantumkan masalah-masalah yang terdapat perbedaan pendapat madhab. Adapun yang sudah disepakati oleh kalangan Syafi’iyah, ia tidak mencantumkannya. Dan ia juga hanya mencantumkan masalah perbedaan yang dapat digunakan untuk memberikan fatwa.

Kitab ini disusun berdasarkan masalah-masalah dalam al-Muhazzab dan al-Tanbih, dan setelah mencakup hal itu bersama dengan penambahan beberapa rincian dari kitab-kitab lainnya serta koreksi dan lainnya, ia menyusun bab untuk apa yang ada dalam al-Bayan, lalu bab tentang karya-karya al-Ghazali dan penjelasan al-Rafi’i, dan seterusnya untuk setiap bab.

Namun, menurut Ibn Qadi Shuhbah, al-Adhrahli mengatakan bahwa al-Mu’in sering kali keliru dalam mencantumkan rujukan, sehingga perlu berhati-hati saat merujuk kitabnya

Penulis : Ustadz. Riza Ashfari Mizan, BA.

0 Comments

Login untuk memberikan komentar positif
Belum ada komentar
Artikel Terbaru Riza Ashfari Mizan