Tawasul dengan shodaqoh
an hour ago
1 views

Shodaqoh dengan niat kesembuhan

Bismillah ...Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barokatuhu ...Afwan Ustadzy... ahsanallohu ilaykum, ada titipan pertanyaan...;

Lanjut lg mhn pencerah.

Bersedekah dg niat mhn atau tawastul kesembuhan. Atau sejenisnya spt berShalawat, dsb.

Apakah tdk ^menodai" sebuah amalan yg seharusnya ikhlas semata2 mhn ridho Allah.

Syukran,

Jyd j, Dps, 20260803

UFB menjawab

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillah, washshalatu wassalamu 'ala Rasulillah, wa ba'du.

Pertanyaan ini berkaitan dengan ikhlas dalam beramal dan bolehkah menjadikan amal saleh sebagai sebab (tawassul) untuk memperoleh hajat, seperti kesembuhan, kelapangan rezeki, atau terhindar dari musibah.

Jawabannya adalah sebagai berikut:

1. Amal harus dilakukan dengan ikhlas karena Allah

Allah Ta'ala berfirman:

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ

"Padahal mereka tidak diperintah kecuali agar beribadah kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya." (QS. Al-Bayyinah: 5)

Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى

"Sesungguhnya setiap amal tergantung niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang ia niatkan." (HR. Al-Bukhari no. 1 dan Muslim no. 1907)

Karena itu, sedekah, shalawat, puasa, dzikir, dan amal lainnya harus diniatkan untuk mencari wajah Allah dan mengharap ridha-Nya.

2. Boleh mengharap manfaat dunia sekaligus, selama tujuan utamanya tetap mencari ridha Allah

Tidak mengapa seseorang berkata dalam hatinya:

"Ya Allah, aku bersedekah karena mengharap ridha-Mu, maka jadikanlah sedekah ini sebagai sebab kesembuhan penyakitku."

Ini termasuk tawassul dengan amal saleh, yang disyariatkan.

Dalilnya adalah hadis tentang tiga orang yang terjebak di dalam gua. Masing-masing bertawassul kepada Allah dengan amal saleh yang ikhlas sehingga Allah mengangkat batu yang menutup pintu gua.

Rasulullah ﷺ bersabda:

اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنِّي فَعَلْتُ ذَلِكَ ابْتِغَاءَ وَجْهِكَ فَافْرُجْ عَنَّا

"Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa aku melakukan itu karena mengharap wajah-Mu, maka lepaskanlah kami." (HR. Al-Bukhari no. 2272 dan Muslim no. 2743)

Hadis ini menjadi dalil bahwa bertawassul kepada Allah dengan amal saleh yang ikhlas adalah boleh, bahkan dianjurkan.

3. Yang tercela adalah jika tujuan utamanya hanya dunia

Allah berfirman:

مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَزِينَتَهَا نُوَفِّ إِلَيْهِمْ أَعْمَالَهُمْ فِيهَا...

"Barang siapa menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, Kami berikan kepada mereka balasan amal mereka di dunia..." (QS. Hud: 15)

Jika seseorang beramal hanya demi kesehatan, harta, jabatan, atau kepentingan dunia tanpa mengharap pahala Allah, maka ia kehilangan keikhlasan dan terancam tidak memperoleh pahala akhirat.

4. Shalawat juga boleh dijadikan sebab terkabulnya doa

Dalam hadis Ubay bin Ka'ab radhiyallahu 'anhu, ketika beliau memperbanyak shalawat kepada Nabi ﷺ, Rasulullah bersabda:

إِذًا تُكْفَى هَمَّكَ، وَيُغْفَرُ لَكَ ذَنْبُكَ

"Kalau begitu, niscaya kegundahanmu akan dicukupi dan dosamu akan diampuni." (HR. At-Tirmidzi no. 2457; dinyatakan hasan oleh banyak ulama)

Ini menunjukkan bahwa amal saleh dapat menjadi sebab datangnya pertolongan Allah.

Penjelasan para ulama Salaf

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menjelaskan bahwa tawassul kepada Allah dengan iman dan amal saleh merupakan tawassul yang disyariatkan, sebagaimana dicontohkan dalam hadis tiga orang di dalam gua.

Kesimpulan

  • Sedekah, shalawat, doa, puasa, dan amal saleh wajib diniatkan ikhlas karena Allah.

  • Tidak mengapa mengharap agar Allah menjadikan amal tersebut sebagai sebab kesembuhan, keselamatan, kemudahan rezeki, atau terkabulnya doa.

  • Yang tidak boleh adalah menjadikan kepentingan dunia sebagai tujuan utama sehingga menghilangkan keikhlasan.

  • Seorang mukmin menggabungkan dua niat: mengharap ridha dan pahala Allah, sekaligus berdoa agar Allah memberikan manfaat dunia yang halal melalui amal tersebut.

Wallahu a'lam bish-shawab.

Semoga Allah Ta'ala menerima amal-amal kita, mengikhlaskan niat kita, dan mengabulkan doa-doa kita. Aamiin.

0 Comments

Login untuk memberikan komentar positif
💬
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Artikel Terbaru Fauzi Basulthana