Tingkatan-Tingkatan Mengusap Kepala (dalam Wudhu) Faedah Kitab Syarh Umdah As Salik
5 months ago
12 views

Tingkatan-Tingkatan Mengusap Kepala (dalam Wudhu)

Faedah Kitab Syarh Umdah As Salik

Tingkatan pertama:

Mencukupkan diri dengan yang wajib, yaitu mengusap sebagian kulit kepala atau rambut yang berada dalam batas kepala.

Tingkatan kedua:

Mengusap sebagian kepala lalu menyempurnakannya dengan mengusap di atas semacam sorban (atau penutup kepala serupa). Hal ini memiliki beberapa syarat, yaitu:

1. Memulai dengan mengusap kepala terlebih dahulu sebelum mengusap di atas sorban. Jika dibalik (langsung mengusap sorban dulu), maka tidak mencapai tingkatan ini.

2. Tidak ada najis pada sorban atau penutup kepala tersebut.

3. Pemakaiannya tidak haram karena zatnya, seperti orang yang sedang ihram haji atau umrah (karena mereka dilarang memakai penutup kepala). Adapun memakai sorban yang digasap (hasil rampasan) tetap sah, karena keharamannya berasal dari pengambilan secara tidak sah, bukan dari zat penutup kepala itu sendiri.

Tingkatan ketiga:

Mengusap seluruh kepala, yaitu bagian yang lebih dari kadar wajibnya. Ini adalah tingkatan yang paling sempurna.

Cara yang paling sempurna adalah:

Menempatkan kedua jari telunjuk di bagian depan kepala,

Meletakkan kedua ibu jari di pelipis,

Lalu mengusapkannya bersama-sama (kecuali ibu jari) hingga ke tengkuk.

Kemudian mengembalikannya lagi (ke arah depan) jika rambutnya terbalik (panjang dan menjulur ke belakang).

0 Comments

Login untuk memberikan komentar positif
Belum ada komentar
Artikel Terbaru Riza Ashfari Mizan