بسم الله
Di kajian kali ini, sambil menikmati suasana camping yang adem, kita ngobrol bareng tentang apa itu wahn, kenapa berbahaya, dan gimana cara kita menghindarinya.
Faedah singkat:
Ceramah yang dibawakan oleh Ustadz Dr. Hudzaifah Maricar, LC., MA. حفظه الله ini membahas tentang penyakit rohani yang disebut "Al-Wahn", yaitu cinta dunia dan takut mati. Penyakit ini membuat umat Islam lebih mementingkan kehidupan dunia yang sementara daripada akhirat yang kekal.
+ Ringkasan Tema: Al-Wahn terdiri dari dua aspek yang saling terkait: cinta dunia (hubbud dunya) dan takut mati (karahiyatul maut). Tanda-tanda seseorang terjangkit penyakit ini antara lain: lebih mengutamakan kehidupan duniawi, takut akan kematian karena enggan meninggalkan kenikmatan dunia, enggan berjuang untuk agama Allah ﷻ, serta lemah dalam membela kebenaran. Konsekuensi dari Al-Wahn adalah hilangnya keberkahan waktu dan harta, serta hilangnya rasa gentar musuh-musuh Islam terhadap umat Muslim.
+ Penyebab utama Al-Wahn adalah lemahnya iman dan keyakinan pada kehidupan akhirat, godaan dunia yang dibuat tampak indah, serta pengaruh teman yang buruk. Untuk mengatasinya, diperlukan upaya untuk memperkuat iman, senantiasa mengingat akhirat, rutin membaca Al-Quran, memperbanyak amal shaleh, serta terus berdoa agar Allah ﷻ tidak menjadikan dunia sebagai tujuan utama hidup.
Penting untuk dipahami bahwa mencari nafkah untuk keluarga adalah sebuah kewajiban dan tidak termasuk dalam kategori cinta dunia yang tercela, selama hal tersebut tidak melalaikan dari kewajiban kepada Allah. Penggunaan media sosial yang berlebihan untuk membangun citra diri juga dapat menjadi bentuk Al-Wahan jika sampai mengorbankan kewajiban agama. Hadits-hadits Shahih yang Disebutkan:
1. Tentang Umur Umat Islam: Rasulullah ﷺ bersabda, "Umur umatku antara 60 hingga 70 tahun." Hal ini mengingatkan bahwa hidup di dunia sangatlah singkat.
اعمار امتي ما بين الستين الى السبعين واقلهم من يجوز ذلك (HR. At-Tirmidzi no. 2331, Ibnu Majah no. 4236, dinilai hasan oleh Syaikh Al-Albani dalam Silsilah Ash-Shahihah no. 757)
2. Tentang Penyakit Al-Wahn: Dari Tsauban RA, Rasulullah ﷺ bersabda, "Hampir saja bangsa-bangsa (kafir) mengerumuni kalian sebagaimana orang-orang yang makan mengerumuni hidangannya." Para sahabat bertanya, "Apakah karena jumlah kami sedikit saat itu?" Beliau menjawab, "Bahkan jumlah kalian saat itu banyak, tetapi kalian seperti buih di lautan. Allah akan mencabut rasa takut dari hati musuh-musuh kalian dan menimpakan 'wahan' ke dalam hati kalian." Para sahabat bertanya, "Apakah 'wahan' itu?" Beliau menjawab, "Cinta dunia dan takut mati."
يوشك ان تداعى عليكم الامم كما تداعى الاكلة الى قصعتها فقال قائل ومن قلة نحن يومئذ قال بل انتم يومئذ كثير ولكنكم غثاء كغثاء السيل ولينزعن الله من صدور عدوكم المهابة منكم وليقذفن في قلوبكم الوهن فقيل وما الوهن قال حب الدنيا وكراهية الموت (HR. Abu Dawud no. 4297, Ahmad no. 22397, dinyatakan hasan oleh Al-Albani).
3. Tentang Dunia yang Manis: Rasulullah ﷺ bersabda, "Sesungguhnya dunia itu manis dan hijau. Dan sesungguhnya Allah ﷻ menjadikan kalian sebagai khalifah di dalamnya, maka Dia melihat bagaimana kalian berbuat. Maka takutlah kalian terhadap dunia dan takutlah kalian terhadap wanita."
ان الدنيا حلوة خضرة وان الله مستخلفكم فيها فينظر كيف تعملون فاتقوا الدنيا واتقوا النساء فان اول فتنة بني اسرائيل كانت في النساء
(HR. Muslim no. 2742)
4. Tentang Persaingan Dunia: Rasulullah ﷺ bersabda, "Demi Allah ﷻ, bukanlah kemiskinan yang aku takutkan menimpa kalian. Tetapi aku takut dibentangkan dunia untuk kalian sebagaimana telah dibentangkan untuk orang-orang sebelum kalian, lalu kalian berlomba-lomba untuk mendapatkannya sebagaimana mereka berlomba-lomba, kemudian dunia itu akan menghancurkan kalian sebagaimana ia telah menghancurkan mereka."
فوالله ما الفقر اخشى عليكم ولكن اخشى ان تبسط عليكم الدنيا كما بسطت على من كان قبلكم فتنافسوها كما تنافسوها فتهلككم كما اهلكتهم
(HR. al-Bukhari no. 3158, Muslim no. 2961)
5. Tentang Iman yang Naik Turun: "Iman itu bisa bertambah dan bisa berkurang."
عن ابراهيم قال قال عبد الله بن مسعود رضي الله عنه اليقين الايمان كله والصبر نصف الايمان وان الايمان يزيد وينقص فقيل وما زيادته ونقصانه قال اذا ذكرنا الله وحمدناه فذلك زيادته واذا غفلنا وضيعنا فذلك نقصانه
(Diriwayatkan oleh Al-Bayhaqi dalam Syu’ab al-Iman, no. 863, sanadnya hasan).
#kajianislam #kajiansunnah #camping #islmaicvidoes #islam #bali
📌 Subscribe biar gak ketinggalan kajian-kajian berikutnya. 👍 Jangan lupa like & share kalau menurutmu bermanfaat. 👉 Follow juga akun The Followers di Instagram untuk update kajian singkat dan konten ringan
https://youtu.be/IUVmL5MjrAE